Dalam beberapa tahun terakhir, sistem parkir lift vertikal semakin populer, terutama karena sistem ini secara efektif mengatasi tantangan parkir perkotaan dan beragam tuntutan.
Pertama, pemanfaatan ruang yang efisien adalah keunggulan kompetitif utama mereka. Sumber daya lahan perkotaan terbatas, dengan lahan parkir datar tradisional yang menempati area luas dan menawarkan ruang parkir terbatas. Sistem ini, yang dirancang dengan penumpukan vertikal, dapat meningkatkan kapasitas parkir per unit lahan hingga 2-3 kali lipat, sehingga sangat cocok untuk skenario renovasi di komunitas perumahan lama dan distrik komersial, sehingga mengurangi konflik penggunaan lahan.
Kedua, teknologinya sudah matang dan hemat biaya. Sistem ini terutama menggunakan struktur baja dan pelat pemuatan, dengan sistem penggerak yang stabil dan pengoperasian otomatis (parkir dan pengambilan melalui tombol atau kartu), sehingga menghasilkan biaya perawatan yang rendah. Dibandingkan dengan garasi parkir bawah tanah, yang seringkali membutuhkan investasi puluhan juta, biaya per unit hanya beberapa ratus ribu, dengan masa konstruksi yang singkat (1-2 bulan), sehingga lebih mudah untuk diimplementasikan.
Ketiga, dukungan kebijakan dan permintaan pasar mendorong adopsinya. Banyak daerah telah memperkenalkan subsidi untuk sistem parkir bertingkat, mendorong partisipasi modal swasta. Pada saat yang sama, pengemudi semakin memprioritaskan kenyamanan dalam parkir dan pengambilan kendaraan. Dengan waktu parkir/pengambilan rata-rata kurang dari 2 menit dan fitur keselamatan yang terbukti (anti-jatuh dan perlindungan batas), sistem ini secara bertahap menjadi "standar" di masyarakat dan rumah sakit.
Singkatnya, efisiensi ruang, kelayakan ekonomi, dan keselarasan kebijakan secara kolektif telah mengubahnya dari "solusi opsional" menjadi "kebutuhan".
Waktu posting: 14 Oktober 2025